Awal Kita
Semuanya berawal di beranda pesantren. Sore itu Ricki baru selesai mengajar ekskul. Dari kejauhan dia mencuri pandang. Aku, Wilda, hanya menemani sahabatku yang juga pembina di sana. Siapa sangka, pandangan singkat itu jadi awal Allah mempertemukan kami.
Beberapa hari kemudian, pesan pertama mampir lewat WhatsApp temannya. Ternyata Allah sudah mengatur jalannya, karena kami punya benang merah yang sama.
3 Bulan Menanti
Kami mulai bertukar cerita. Dari hal kecil sampai mimpi besar. Tiga bulan kami saling mengenal, saling menaruh percaya. Sampai akhirnya Ricki memberanikan diri menyatakan rasa. Dia bilang, “Pilih tanggalnya”.
Lalu aku memilih 05 Mei 2021. Tanggal itu kami sematkan sebagai hari jadi. Hari dimana dua hati sepakat untuk saling menjaga dalam doa.
Langkah Pasti
Waktu berjalan, cinta kami dijaga dengan sabar dan restu.
Tepat 24 Maret 2026, rumahku kedatangan tamu istimewa. Orang tua Ricki datang membawa niat baik dan doa.
Lalu 15 Mei 2026, dua keluarga duduk bersama. Ninik mamak dari kedua belah pihak bermusyawarah, merajut janji untuk menyatukan kami dalam ikatan suci.
Menuju Pelaminan
Dan setelah semua musyawarah dan restu terkumpul, Allah tetapkan hari indah itu:
28 Juni 2026.
Hari dimana curi-curi pandang di pesantren akan berubah jadi ijab kabul yang disaksikan semesta.
Dari pesantren ke pelaminan, dari sapaan lewat teman ke genggaman tangan halal.
Semoga kisah ini diberkahi, diridhoi, dan dijaga Allah sampai surga-Nya.